Home Ekonomi Tiga Posisi Teratas Paling Dicari Startup Versi Glints & MHV

Tiga Posisi Teratas Paling Dicari Startup Versi Glints & MHV

Jakarta, Gatra.com – Business Development and Sales, Product, dan Software Engineering merupakan tiga posisi teratas yang banyak dicari oleh perusahaan rintisan atau startup.

Ini merupakan hasil dari laporan terbaru yang dirilis Glints dan Monk’s Hill Ventures (MHV) pada pekan ini bertajuk Southeast Asia Startup Talent Trends Report 2024.

“Ke depannya, kita akan melihat pergeseran besar menuju angkatan kerja yang bukan hanya fleksibel, tetapi juga cakap AI [artificial intelligence],” ujar Oswald Yeo, Co Founder dan CEO Glints, dalam keterangan tertulis pada Rabu (6/3).

Menurutnya, selama satu tahun ke belakang, kondisi pasar yang kurang optimal telah mengungkap kebutuhan yang lebih besar terhadap kemampuan bertahan dan beradaptasi.

Ia menjelaskan, pihaknya mengambil data lebih dari 10.000 pekerja startup, 183 pimpinan dan pendiri startup, serta 72 wawancara dengan pendiri maupun operator startup di Indonesia, Singapura, Vietnam, dan Taiwan dari database milik Glints maupun Monk’s Hill Ventures.

“Kami juga mengadakan survei serta wawancara yang mendalam dengan 183 pimpinan, eksekutif, serta pendiri startup, berikut pula survei kualitatif yang melibatkan 72 startup di negara-negara tersebut,” ujarnya.

Laporan yang dirilis untuk ketiga tahun berturut-turut tersebut menjelaskan secara lebih mendalam tentang tren perekrutan, gaji, serta ekuitas di dunia startup.

Menurutnya, laporan edisi tahun ini juga fokus terhadap dampak AI dan kaitannya dengan perkembangan bisnis startup, termasuk tren gaji untuk jabatan-jabatan yang berhubungan dengan AI, cara AI membangun tim yang lebih solid, dan wawasan-wawasan dari startup yang akan memengaruhi dinamika dunia kerja di kawasan.

Temuan tersebut, lanjut Oswald Yeo, diperkaya dengan wawasan-wawasan dari laporan Glints tahun 2023 tentang dampak ChatGPT terhadap pasar tenaga kerja yang melibatkan 1.838 responden dari seluruh Asia Tenggara.

“Metodologi kami ditujukan untuk menyediakan pandangan yang menyeluruh terhadap ekosistem startup dan berfokus kepada peranan, kompensasi, tren AI, serta masa depan dunia kerja guna memahami lanskap talenta di kawasan Asia Tenggara yang terus berubah,” katanya.

974