Jakarta, Gatra.com - Peraturan Presiden (Perpres) No. 79 Tahun 2023 yang baru saja diterbitkan diyakini akan meningkatkan pasar mobil listrik jauh lebih besar. Lewat insentif yang diberikan pemerintah akan mendorong pabrikan untuk membangun ekosistem mobil listrik lebih cepat. Termasuk kehadiran model-model baru CBU yang menambah ragam pilihan mobil listrik di pasar.
Peningkatan adopsi mobil listrik di Indonesia saat ini semakin gencar. Berdasarkan data GAIKINDO pada tahun 2022-2023, peningkatan penjualan mobil listrik mencapai 49 persen. Pada tahun 2025, Pemerintah Indonesia menargetkan 20 persen mobil baru berupa mobil listrik dan 100 persen total penjualan kendaraan adalah mobil listrik pada tahun 2040.
Semakin banyaknya pilihan varian mobil listrik saat ini, menjadikan konsumen dapat memilih kendaraan listrik sesuai kebutuhan mobilitasnya. Berikut beberapa hal yang harus diteliti sebelum memutuskan untuk membeli mobil listrik saat ini :
- Lakukan riset. Bandingkan berbagai jenis mobil listrik yang tersedia di pasaran untuk menemukan mobil yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup.
- Pertimbangkan jangkauan jarak tempuh dan kapasitas baterai kebutuhan berkendara. Jarak tempuh harian yang biasa dilalui perlu diperhatikan. Jika sering bepergian jauh, pilih mobil listrik dengan jarak tempuh yang cukup.
- Berkonsultasilah dengan dealer terkait fasilitas charging, biaya pemeliharaan dan operasional, dan layanan jaminan dan purna jual. Dealer dapat membantu memberikan informasi dan memahami manfaat memiliki mobil listrik.
- Pastikan kualitas dari baterai diuji dengan standar dunai seperti Worldwide Harmonized Light Vehicle Test Cycle/WLTC). Standar ini berfungsi untuk mengukur dan mengevaluasi efisiensi dan kinerja energi dari EV.
Dalam era kendaraan listrik yang semakin berkembang, PT Chery Sales Indonesia (CSI) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) untuk Chery di Indonesia, memiliki keyakinan bahwa Omoda E5 akan disambut positif oleh konsumen otomotif Indonesia. “Mobil listrik dipercaya bisa menjadi salah satu solusi untuk menurunkan emisi karbon karena tidak memiliki emisi gas buang. Di Chery kami berkomitmen untuk menghadirkan teknologi mobil listrik yang inovatif dan berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Komitmen ini sejalan dengan misi kami untuk mendukung upaya mengurangi dampak perubahan iklim, sehingga dapat membantu mengurangi polusi udara,” ujar Harry Kamora, Vice President PT Chery Sales Indonesia lewat siaran pers.