Home Internasional Serangan Israel di Gaza: Lebih 12.300 Termasuk 5.000 Anak-anak Palestina Tewas

Serangan Israel di Gaza: Lebih 12.300 Termasuk 5.000 Anak-anak Palestina Tewas

Gaza, Gatra.com - Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di Gaza sejak 7 Oktober di wilayah Palestina telah mencapai 12.300 sejak permusuhan dimulai sejak 7 Oktober, pada Sabtu (18/11).

AFP melaporkan, Sabtu (18/11), Pemerintah Hamas mengatakan lebih dari 5.000 anak-anak termasuk di antara korban tewas, 3.300 wanita, dan 30.000 orang lainnya terluka. 

Kementerian kesehatannya sebelumnya mengatakan pihaknya tidak dapat lagi memberikan jumlah pasti korban, karena pertempuran sengit yang menghambat pemulihan jenazah.

Joe Biden sebut Otoritas Palestina harus tetap memerintah di Gaza dan Tepi Barat

Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa Otoritas Palestina pada akhirnya harus memerintah Jalur Gaza dan Tepi Barat setelah perang Israel-Hamas.

“Saat kita mengupayakan perdamaian, Gaza dan Tepi Barat harus dipersatukan kembali di bawah satu struktur pemerintahan, yang pada akhirnya di bawah revitalisasi Otoritas Palestina, seiring kita semua berupaya menuju solusi dua negara,” kata Biden dalam artikel opini di Washington Post, dikutip AFP, Sabtu (18/11).

“Tidak boleh ada pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza, tidak boleh ada pendudukan kembali, tidak boleh ada pengepungan atau blokade, dan tidak boleh ada pengurangan wilayah,” kata Biden.

Dia menggunakan opini tersebut untuk mencoba menjawab pertanyaan tentang apa yang Amerika inginkan untuk Gaza, setelah konflik selesai. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel harus mempertahankan “tanggung jawab militer secara keseluruhan” di Gaza “di masa mendatang.”

Biden juga mengatakan Amerika Serikat siap mengeluarkan larangan visa terhadap “ekstremis” yang menyerang warga sipil di Tepi Barat. Kekerasan yang dilakukan pemukim Israel terhadap warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat yang diduduki Israel, telah meningkat sejak serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.

“Saya tegaskan kepada para pemimpin Israel bahwa kekerasan ekstremis terhadap warga Palestina di Tepi Barat harus dihentikan, dan mereka yang melakukan kekerasan harus dimintai pertanggungjawaban,” kata Biden.

Tepi Barat, tempat bagi 3 juta warga Palestina yang tinggal di antara lebih dari setengah juta pemukim Yahudi, telah bergolak selama lebih dari 18 bulan, sehingga menimbulkan kekhawatiran internasional karena kekerasan meningkat setelah 7 Oktober.

115