Home Ekonomi PepsiCo Kucurkan Rp3 Triliun untuk Bangun Pabrik di Indonesia, Bahlil: Harus Libatkan UMKM

PepsiCo Kucurkan Rp3 Triliun untuk Bangun Pabrik di Indonesia, Bahlil: Harus Libatkan UMKM

Jakarta, Gatra.com - PT PepsiCo Indonesia Foods and Beverages (PepsiCo Indonesia) resmi membangun pabrik pertamanya di Cikarang, Jawa Barat dengan nilai investasi senilai US$200 juta atau sekitar Rp3 triliun.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memberikan apresiasi kepada PepsiCo Indonesia dan menyatakan bahwa pembangunan pabrik ini adalah langkah yang sangat strategis. Bahlil menambahkan juga bahwa hal ini sejalan dengan fokus pemerintah yang sedang mendorong hilirisasi industri, tidak hanya pada sektor pertambangan, minyak dan gas, namun juga sektor makanan.

“Apa yang dilakukan hari ini adalah bentuk hilirisasi yang komprehensif karena mempertemukan masyarakat lokal yang punya bahan baku pertanian dengan Pepsi. Hasilnya bisa untuk penetrasi pasar dalam negeri maupun global melalui ekspor bersertifikat halal,” ucap Bahlil di acara peletakan batu pertama pabrik PepsiCo Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (30/8).

Investasi PepsiCo asal Amerika Serikat yang bernilai sekitar USD200 juta ini adalah tindak lanjut dari kunjungan kerja Bahlil ke Amerika Serikat bulan Juni lalu serta pertemuan sebelumnya di Davos.

“Artinya Indonesia terbuka akan investasi dari berbagai negara. Tidak benar bahwa Indonesia hanya mengurus negara tertentu saja. Sebuah negara yang terbuka, harus membuka ruang bagi semua negara yang akan masuk,” tekan Bahlil.

Selain itu, Bahlil juga menegaskan agar investasi PepsiCo melibatkan pengusaha lokal serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengisi rantai pasok maupun rantai logistik.

Bahlil juga berharap dari investasi ini, selain menambah pendapatan negara dan penciptaan lapangan kerja, investor besar sehingga bisa hidup berdampingan dan besar bersama-sama dengan pengusaha setempat.

“Karena bagi kami bukan hanya berapa besar investasi masuk bagi pemerintah indonesia, tapi berapa besar dampak investasi bagi rakyat. Kolaborasi antara investor besar dan pengusaha lokal adalah kata kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara maksimal,” ungkap Bahlil.

CEO Asia Business Unit PepsiCo Parinya Kitjatanapan (Eric) menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas berbagai kemudahan berusaha kepada investor asing dalam merealisasikan investasi PepsiCo di Indonesia.

Eric juga menyampaikan bahwa pabrik di Cikarang ini rencananya akan berproduksi pada awal 2025 dan mengutamakan pasar domestik terlebih dahulu dengan ambisi ekspor di masa mendatang.

“Pabrik kami akan memanfaatkan bahan baku hasil pertanian lokal termasuk kentang, jagung, dan bahan dasar bumbu untuk produk kami. Untuk itu, kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dengan pemerintah serta masyarakat untuk memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” jelas Eric.

Fasilitas manufaktur PepsiCo Indonesia ini merupakan yang pertama dibangun di Indonesia dan akan beroperasi dengan menerapkan prinsip keberlanjutan lingkungan dan akan menggunakan sumber listrik terbarukan. Pabrik yang akan dibangun di atas lahan seluas 60.000 m2 ini nantinya akan berdedikasi memproduksi sejumlah produk makanan ringan.

44