
Solo, Gatra.com - KAI Commuter dan Gojek bekerjasama membuat program GoTransit untuk mempermudah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Jogja.
Sebelumnya layanan GoTransit ini sudah berjalan di wilayah Jabodetabek. Disebutkan, beberapa bulan setelah peresmian, GoTransit telah menjadi pilihan utama untuk penjualan tiket secara digital dengan pangsa pasar sebesar 74 persen pada September 2022. Layanan ini juga mendorong persentasi penggunaan tiket digital yang membuat penjualan tiket digital KCI meningkat 300 persen atau 3 kali lipat pada akhir tahun 2022 .
Selama ini Solo dan Yogyakarta yang juga sudah tersedia moda transportasi KRL memiliki penumpang mencapai 4,4 juta penumpang.
Direktur Utama KAI Commuter Suryawan Putra Hia menyampaikan, berkaca dari kesuksesan layanan di Jabodetabek, program ini akan dilanjutkan di wilayah 6 Yogyakarta. Layanan ini bisa digunakan oleh pengguna Commuterline Solo-Jogja dan Prambanan Ekspress Jogja-Kutoarjo.
”Dengan fitur GoTransit ini kami harapkan wisatawan dan masyarakat di daerah Solo dan Yogyakarta semakin aktif menggunakan transportasi publik, khususnya commuter line karena efisien waktu dan efisien dari segi harga yang lebih terjangkau,” ucapnya di sela launching GoTransit di Pura Mangkunegaran, Solo, Kamis (23/2).
layanan yang didapatkan penumpang dengan menggunakan GoTransit adalah pembelian tiket secara non-tunai dan tanpa deposit saldo, pembelian empat tikeet sekaligus dalam satu aplikasi yang memudahkan ketika bepergian bersama, serta tersedia beberapa transpotasi penghubung seperti feeder, goride dan gocar.
“Dengan berbagai kemudahan ini, diharapkan dapat mendorong minat masyarakat menggunakan transportasi publik kereta, terlebih dengan mobilitas masyarakat yang kembali normal,” lanjutnya.
Sementara Direktur Utama GoTo, Andre Soelistyo menyampaikan bahwa layanan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung layanan mobilitas masyarakat, ataupun untuk akses pariwisata.
“Hal ini menjadi salah satu cerminan bagaimana produk ekosistem GoTo dapat terus relevan menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam menyediakan sarana transportasi publik yang terintegrasi,” kata Andre.
Pada kesempatan yang sama, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara X mengapresiasi hadirnya layanan tersebut. Pria yang juga merupakan Komisaris PT KAI (Psero) itu menyampaikan bahwa KAI memiliki peran historis bagi Mangkunegaran.
“Sebagai bagian dari Kereta Api Indonesia, kami juga terus mendorong modernisasi layanan Kereta Api Indonesia agar dapat terus relevan dengan perkembangan zaman,” kata pria yang akrab disapa Gusti Bhre itu.
Gusti Bhre mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh inovasi digitalisasi ini. Sebab, dengan adanya GoTransit merupakan titik awal untuk mendorong modernisasi pariwisata di Solo, Pura Mangkunegaran dalam mempromosikan budaya Jawa melalui pariwisata.
“Kami harapkan kedepannya, kerjasama Gojek dan KAI Commuter ini menjadi contoh baik kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat seperti kami yang dilibatkan dalam memperkuat pariwisata di dalam negeri yang sejalan dengan nilai-nilai budaya,” tuturnya.