Lama tinggal di rumah lantaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Aktris Mikha Tambayong akhirnya keluar juga. Tujuannya pun spesifik, yaitu mengikuti kegiatan tes swab yang digelar Yayasan Jantung Indonesia (YJI) di Jakarta. "Saya di sini memberikan support kepada YJI, karena tidak banyak pihak yang mau melakukan swab test ini," ucap dara pemeran Ony di film Slank Nggak Ada Matinya itu.
Menurut pelantun lagu Cinta Pertama ini, tes swab tidak banyak digelar banyak pihak. Selain karena biayanya relatif mahal, prosesnya cukup rumit. "Untuk saya, ini adalah suatu kegiatan yang butuh di-support dan diapresiasi," ujarnya.
Aktris kelahiran Jakarta, 26 tahun silam itu, mengaku tidak sungkan mendukung penyelenggaraan tes swab demi mencegah penularan COVID-19 yang angkanya masih relatif tinggi di Indonesia. Selain itu, Mikha juga tidak bosan mengajak masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, di antaranya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, serta selalu menjaga jarak.
Kebiasaan tersebut harus tetap dilakukan di era normal baru (new normal). Pasalnya, penyebaran virus corona jenis baru, SARS-CoV-2 ini, belum berakhir. "Makanya, saya mau mengingatkan pada teman-teman, tetap aplikasikan protokol kesehatan yang ada," kata Mikha kepada Wartawan GATRA Ucha Julistian Mone.
Mengenai tetap berada di rumah, Mika mengatakan, hal tersebut demi mematuhi imbauan pemerintah. Selain itu, untuk menjaga diri dan keluarga dari potensi terpapar coronavirus disease 2019 (COVID-19) yang pertama kali mucul di Wuhan, Cina. "Saya memang lebih memilih tinggal di rumah saja, baca berita dan olahraga," ucapnya.