spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
Pidato Kenegaraan Presiden
Anggaran Kesehatan Melonjak

Jakarta, 15 Agustus 2008 11:18
Pemerintah menetapkan anggaran di bidang kesehatan tahun 2008 sebesar Rp16 triliun, meningkat hampir tiga kali lipat dari anggaran bidang yang sama pada 2005 yang sebesar Rp5,8 triliun.

"Sebagian besar anggaran digunakan untuk menggulirkan pelayanan kesehatan di Puskesmas, Posyandu, atau melalui Jaminan Kesehatan Masyarakat," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, saat menyampaikan RUU APBN 2009 beserta Nota Keuangan di depan Rapat Paripurna DPR-RI, di Gedung MPR/DPR-RI, Jakarta, Jum`at (15/8).

Menurut Presiden Yudhoyono, hingga kini program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu telah melayani 76,4 juta jiwa.

Sedangkan untuk lebih meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap obat, Pemerintah telah menurunkan harga obat generik secara substansial dari tahun ke tahun. "Pemerintah juga melakukan revitalisasi program Keluarga Berencana (KB) yang sempat terbengkalai setelah krisis yang lalu," katanya.

Selama tiga tahun terakhir, pencapaian positif program KB sudah mulai terlihat, yang tercermin dari peningkatan peserta baru KB dari 4,2 juta tahun 2005 menjadi 5,7 juta peserta pada 2007. "Program KB harus terus digiatkan dan tingkatkan, demi menjaga agar kecenderungan laju pertumbuhan penduduk semakin rendah. Untuk itu, kerjasama dan keterpaduan upaya dengan pemerintah daerah mutlak diperlukan," ujarnya.

Dalam era otonomi daerah, pemerintah daerah berada di garis depan, dalam sosialisasi dan implementasi program KB.

Untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender, Pemerintah melakukan peningkatan akses dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

Terkait meningkatkan perlindungan perempuan dan anak, Kepala Negara mengatakan, pemerintah membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Pusat Krisis Terpadu, dan Ruang Pelayanan Khusus di sejumlah provinsi dan kabupaten/kota. "Peranan kaum perempuan di sektor publik semakin meningkat. Keterwakilan perempuan pada pemerintahan daerah meningkat 127 persen dibanding empat tahun lalu," ujarnya.

Demikian halnya di luar pemerintahan, kaum perempuan telah tampil dan banyak memimpin terutama di dunia usaha dan organisasi sosial. "Pemerintah mendorong dan mendukung kaum perempuan untuk berkontribusi di sektor publik sesuai dengan kemampuannya," demikian Kepala Negara. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 09 February 2010 >>
SuMTW ThFSa
dot123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer