Belajar dari Kasus Yuddy Chrisnandy Pengunduran diri Yuddy Chrisnandy dari daftar calon anggota legislatif (caleg) usulan Partai Golkar secara jelas tidak hanya menunjukkan adanya keretakan hubungan politikus muda yang vokal tersebut dengan pengurus partai induk yang telah 16 tahun diabdinya. Yuddy sangat kecewa hanya karena diletakkan di nomor empat daftar caleg di daerah pemilihannya, Cirebon-Indramayu, Jawa Barat. Silang pendapat pun berhamburan. Jabatan anggota legislatif, apalagi di Senayan, memang menjanjikan penghasilan yang cukup dan status terhormat. Keangkuhan telah menjadi bagian dari status seorang anggota legislatif. Namun sayangnya, kewenangan yang demikian super seringkali harus tersandung minat berkorupsi. Pemilu 2009 harus menjanjikan perolehan politikus yang memiliki hati nurani, bukan sekadar pekerja politik dan pencari kerja. Saatnya partai juga memilih caleg, dan para calon eksekutifnya, dari individu-individu cerdas yang committed dengan pembangunan ekonomi, lingkungan hidup, moral, dan status sosial bangsa ini.
[Kolom, Gatra Nomor 46 Beredar Kamis, 25 Oktober 2008] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Aktivis Muslimah Desak Pengesahan RUU Pornografi Bandung, 14 Oktober 2008 17:04 Aktivis Badan Khusus Muslimah KAMMI mendesak pemerintah segera mengesahkan RUU Pornografi, karena pornografi merugikan kaum perempuan dan mengancam keselamatan anak. [ Print | Email ]
Korban Pembunuhan Jenazah Asrori Belum Dimakamkan Surabaya, 14 Oktober 2008 16:52 Jenazah Mr XX alias Asrori dari Desa Kalangsemanding, Jombang, hingga kini belum dimakamkan. Belum ada kepastian pemakamannya, padahal sudah satu bulan di RS. [ Print | Email ]
Konversi Gas Sebanyak 17 Ribu KK Dibagi LPG Gratis Kudus, 14 Oktober 2008 16:40 Sebanyak 17.000 KK di Kabupaten Kudus bakal mendapatkan jatah kompor dan tabung gas tiga kilogram gratis, sebagai program konversi minyak tanah ke gas elpiji. [ Print | Email ]
Koes Plus Ganti Nama Jakarta, 14 Oktober 2008 15:26 Kelompok musik legendaris Koes Plus melakukan sejumlah perubahan internal, dengan memasang tiga musikus muda, sekaligus mengubah namanya jadi Koes Plus Pembaruan. [ Print | Email ]
Buntut Insiden Monas Sidang Gugatan Munarman Ditunda Jakarta, 14 Oktober 2008 15:06 Sidang gugatan Panglima Laskar Islam Munarman terhadap Koran Tempo di PN Jaksel, Selasa, ditunda. Menyoal foto Munarman yang sedang mencekik seseorang. [ Print | Email ]
KPU Segera Sahkan Kode Etik Pemilu Jakarta, 14 Oktober 2008 14:54 Peraturan KPU tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilu akan segera diterbitkan. Sanksi bagi penyelenggara pemilu, mulai dari pemberian teguran hingga pemberhentian. [ Print | Email ]
Armstrong: Islam, Fundamentalisme, dan Kekerasan Itulah Karen Armstrong, pengamat agama-agama abad ini, yang kata orang ''terlalu'' pro-Islam, sehingga kurang nyaman bagi sementara kaum fundamentalis Kristen. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana "Off-democracy" Mungkin inilah saatnya muncul sebuah partai baru yang mengakomodasi publik pemilih tanpa pilihan itu. Partai yang tidak lagi mengusung jargon-jargon politik usang, klasik, atau retorika demokrasi yang menjebak. [ Print | Email ]
Eep Saefulloh Fatah Hari Itu, Tujuh Tahun Lalu Kemarahan Amerika selepas 11 September adalah masuk akal. Tetapi arogansi Amerika yang berlebihan adalah politik berbiaya mahal. Semangat anti-Amerika merebak di mana-mana. [ Print | Email ]