Insiden Monas Membuktikan Peran Munarman dan Rizieq Beberapa saksi insiden Monas yang dihadirkan di pengadilan memberi keterangan berbeda dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Saksi Yacobus Edy Juwono, misalnya, awalnya mengaku melihat langsung pemukulan yang dilakukan Munarman. Namun, setelah dicecar dengan pertanyaan, baik oleh Munarman maupun tim pengacaranya, Yacobus yang datang di Silang Monas sebagai partisipan AKKBB akhirnya mengaku hanya menduga pelaku pemukulan terhadap dirinya adalah Munarman. Di BAP, Yacobus mengaku melihat langsung Munarman dan empat temannya memukuli dirinya. Kecurigaan adanya rekayasa yang dirasakan para pengacara Munarman makin lengkap setelah anggota FPI, Sunarto bin Wagiman alias Syamsudin, mencabut keterangannya di persidangan. Pria itu mengaku mengalami intimidasi ketika diperiksa polisi. Di depan majelis hakim, Sunarto mengaku sempat diancam akan dipukuli jika tak mengikuti keinginan penyidik kepolisian. Bisa dijadikan senjata oleh pengacara terdakwa Munarman dan Habib Rizieq untuk meloloskan kliennya dari jerat hukum.
[Nasional, Gatra Nomor 44 Beredar Kamis, 11 September 2008] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Amrozi Ingin Berlebaran dengan Nasi Kebuli Cilacap, 19 September 2008 16:08 Tiga terpidana mati kasus Bom Bali I, Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra ingin merayakan Lebaran 2008 dengan makan nasi kebuli. Mereka tak tampak cemas, meski hari eksekusi sudah dekat. [ Print | Email ]
Jalur Mudik Presiden Minta Lingkar Nagreg Dipercepat Nagreg, 19 September 2008 15:56 Presiden Yudhoyono meminta Departemen Pekerjaan Umum agar menyelesaikan jalur lingkar Nagreg lebih cepat (2009, sehingga masyarakat dapat menggunakannya lebih cepat pula. [ Print | Email ]
Ronny Patinasarani Tutup Usia Jakarta, 19 September 2008 15:18 Legenda sepak bola nasional, Ronny Pattinasarani, Jum`at (19/9) siang, sekitar pukul 13.30 WIB, meninggal dunia Rumah Sakit Omni, Pulomas, Jakarta, karena sakit. [ Print | Email ]
Swank Jalani Operasi Tumor Los Angeles, 19 September 2008 15:06 Majalah People mengungkapkan, aktris peraih dua Piala Oscar (Boys Don`t Cry dan Million Dolar Baby), Hilary Swank, 34 tahun, menjalani operasi pengangkatan tumor jinak. [ Print | Email ]
Bagir: Hentikan Peradilan Pembunuhan "Asrori" Jakarta, 19 September 2008 14:50 Ketua MA menyatakan, proses peradilan terdakwa pembunuh "Asrori" di Kebun Tebu Bandarkedung Mulyo, Jombang, harus dihentikan, karena mayatnya ternyata Fauzin. [ Print | Email ]
Tiga Perusahaan Keberatan Bayar THR Semarang, 19 September 2008 14:34 Menakertrans Erman Suparno mengungkapkan, ada laporan tiga perusahaan yang keberatan memberikan THR kepada karyawannya, karena menyatakan diri bangkrut. [ Print | Email ]
Yudi Latif Puasa Politik Sekiranya semua warga mampu "berpuasa", gumpalan lemak yang berlebih pada satu kelompok bisa disalurkan menjadi energi hidup bagi kelompok lain, tidak menjelma menjadi kolesterol keserakahan sebagai biang kelumpuhan sosial. [ Print | Email ]
Pakistan Pasca-Musharraf Bagaimana kira-kira Pakistan pasca-Musharraf? Bisa makin stabil dengan syarat mutlak dua partai besar, PPP dan Liga Muslim-N, bersedia berbagi kekuasaan secara adil, demi hari depan Pakistan yang tak pernah luput dari pertentangan politik yang berdarah-darah. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Bendera 1/3 Tiang Teriakan "merdeka" kini sungguh tak hanya berdimensi baru, melainkan juga mendapatkan tantangan tersulitnya. Ketika ia harus diperjuangkan untuk melawan musuh yang juga ada dalam diri kita sendiri. [ Print | Email ]