Adu Tangguh Dua Capres Isu gas Tangguh kembali memanas. Itu terjadi setelah Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebutkan bahwa formula harga jualnya adalah yang paling jelek dan terparah dalam sejarah perminyakan. Gas Tangguh hanya dihargai US$ 3,35 per mmbtu (million metrics British thermal unit). Padahal, kini harga gas berada di kisaran US$ 20 per mmbtu. Umpan dari JK itu segera disambut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan membentuk Tim Renegosiasi Kontrak Penjualan Gas Tangguh. Presiden sendiri yang akan bertanggung jawab atas hasil negosiasi itu.Baik pemerintahan Presiden Megawati maupun Presiden SBY sama-sama tidak mampu menghasilkan kontrak penjualan LNG Tangguh dengan baik. Dengan harga LNG Tangguh US$ 3,35 per mmbtu, sedangkan harga LNG Tangguh di pasaran pada saat ini US$ 20 per mmbtu, potensi kerugiannya sebesar US$ 3 milyar per tahun. Untuk durasi kontrak 25 tahun, potensi kerugiannya US$ 75 milyar atau sekitar Rp 675 trilyun.
[Laporan Khusus, Gatra Nomor 43 Beredar Kamis, 4 September 2008] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Berkas Kasus Ryan di Kejari Depok Jakarta, 11 September 2008 14:04 Berkas kasus mutilasi terhadap Heri Santoso di Depok, Jawa Barat, dengan tersangka Very Idham Hendyansah alias Ryan, diserahkan ke Kejaksaan Negeri Depok. [ Print | Email ]
Bulu Tangkis - Taiwan Terbuka Tiga Tunggal Putri Langsung Tersingkir Jakarta, 11 September 2008 14:02 Tiga tunggal putri Indonesia, Adriyanti Firdasari, Fransisca Ratnasari, dan Aprilia Yuswandari, langsung tersingkir pada putaran pertama turnamen grand prix gold Taiwan Terbuka, Rabu (10/9). [ Print | Email ]
Safari Ramadhan Petani Keluhkan Harga Beras ke Presiden Nganjuk, 11 September 2008 13:38 Di hadapan Presiden Yudhoyono, para petani di Nganjuk mengeluhkan pengairan sawah yang sulit, harga jual beras yang tidak stabil, dan mahalnya harga minyak. [ Print | Email ]
Festival Film Film Garin Akan Diputar di London London, 11 September 2008 13:10 Di Bawah Pohon atau Under The Tree, film garapan sutradara Garin Nugroho, akan menjadi salah satu dari sejumlah film dari 43 negara yang akan diputar di Festival Film London. [ Print | Email ]
Panglima: TNI Jangan Jadi Beban Negara Pontianak, 11 September 2008 12:58 Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menyatakan, ke depan, TNI harus dapat menjadi bagian solusi berbagai persoalan bangsa dan bukannya justru jadi beban negara. [ Print | Email ]
Terkait Produksi Pangan Nasional Presiden: Kembangkan Varietas Baru Nganjuk, 11 September 2008 12:56 Presiden Yudhoyono meminta para petani terus mengembangkan varietas-varietas baru tanaman pangan untuk meningkatkan produksi pangan nasional. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Bendera 1/3 Tiang Teriakan "merdeka" kini sungguh tak hanya berdimensi baru, melainkan juga mendapatkan tantangan tersulitnya. Ketika ia harus diperjuangkan untuk melawan musuh yang juga ada dalam diri kita sendiri. [ Print | Email ]
Eep Saefulloh Fatah Inisiasi Menyusu Dini Proses IMD putri Kapten (Inf) Agus Harimutri dan Annisa Larasati itu secara simbolik menegaskan pemihakan keluarga besar presiden terhadap perjuangan pemberian hak-hak asasi anak dan penyiapan generasi unggul Indonesia. [ Print | Email ]
Yudi Latif Neo-Depolitisasi Siapa pun yang punya kehendak untuk memimpin bangsa ini, tokoh tua ataupun muda, hendaklah mereka memiliki kesiapan "mengorbankan" dirinya demi "menyelamatkan" bangsanya. Hanya dengan cara itu, kepercayaan dan harapan rakyat pada politik dan republik bisa dipulihkan. [ Print | Email ]