Satu Cerpen Seabrek Penulis Situs cerpenista menyediakan layanan menulis cerpen secara kolaboratif dan interaktif. Nama situsnya cerpenista (http://cerpenista.com). Menulis sebuah karangan (novel, puisi, maupun cerpen) secara keroyokan dengan memanfaatkan jaringan internet sebenarnya bukan hal baru. Akhir-akhir ini, praktek itu banyak dikembangkan di beberapa mailing list maupun interaksi via surat elektronik (e-mail). Namun cerpenista, yang memanfaatkan aplikasi Web 2.0, jadi berbeda karena isi situs ini dibangun bersama oleh penduduk internet. Berbeda dari cerpen yang kolaborasinya bersifat umum dan terbuka, proses pembuatan cerita yang dikelola dalam sebuah group tertentu bersifat relatif eksklusif. Seseorang harus kembali mendaftar dalam group-group yang tersedia dan berharap administrator atau moderator yang bersangkutan menerima partisipasinya. Atau silakan membuat group baru, dengan sifat keanggotaan yang intrinsik. Ruang mengasyikkan buat para wannabe cerpenis. Mau serius juga oke.
[Seni, Gatra Nomor 41 Beredar Kamis, 21 Agustus 2008] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Ratna Sarumpaet Film Getir Ratna Sarumpaet Ratna Sarumpaet akhirnya bisa mengangkat kisah Jamila dan Sang Presiden ke layar lebar. Jamila adalah korban carut-marutnya kondisi negeri ini. Kalau pun film ini terkena gunting sensor atau tak laku karena kurang komersil, Ratna mengaku tidak takut. "Biarkan rakyat menonton saya! Jangan menonton hantu, nanti rakyat menganggap dirinya hantu." [ Print | Email ]
GIGI Toleransi Beragama GIGI Grup band asal Bandung, GIGI kembali merilis album religi. Kelompok beranggotakan Armand Maulana (vokal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdan (bas), dan Hendy (drum), itu meluncurkan album bertajuk Jalan Kebenaran. Album ini mengungkapkan bagaimana toleransi beragama antara Armand (penganut Islam) dan Budjana (Hindu), dilakukan. [ Print | Email ]
Tukul Arwana Milyarder Tukul Arwana Makin beken lewat acara “Empat Mata”, Riyanto alias Tukul Arwana kebanjiran job. Mulai menjadi bintang iklan, MC, hingga main film dan sinetron. Wajar bila pundi-pundinya kian tebal. Karena itulah, Tukul dinobatkan oleh sebuah majalah sebagai artis terkaya kedua di Indonesia, setelah Anjasmara. Kekayaannya ditaksir mencapai Rp 15 milyar. [ Print | Email ]
Novia Kolopaking Fasilitas Tuhan buat Novia Sudah lama Novia Kolopaking, 35 tahun, absen dari layar kaca. Ke mana saja dia? Istri Emha Ainun Nadjib ini mengaku sudah punya tugas di tempat lain yang tidak ditonton khalayak ramai. Ia merasa, Tuhan memberinya berbagai fasilitas bagi dirinya, sehingga ia bisa kembali berakting di layar kaca, Ramadhan ini. [ Print | Email ]
Reni Sutiyoso Reni Asisten Pribadi Bang Yos Dalam kampanye sebagai calon RI-1, Sutiyoso sudah punya seorang asisten pribadi yang spesial. Sang asisten itu tak lain adalah Reni Sutiyoso, putri mantan gubernur DKI Jakarta itu. Reni menjadi koordinator berbagai acara bagi sang calon presiden di Bang Yos Center, Jakarta. Namun Reni mengaku masih bingung, dengan jabatan yang disandangnya. [ Print | Email ]
Abdul Kholiq Arif Kendali Populasi Abdul Kholiq Arif Bupati Wonosobo Abdul Kholiq Arif mengkhawatirkan terjadinya fenomena baby boom. Fenomena ini menyebabkan pertambahan penduduk berlipat ganda, dan keseimbangan pun terjadi. Perlu pengendalian jumlah penduduk. Targetnya, kabupaten dengan jumlah penduduk 799.407 jiwa itu bisa menurunkan rasio kelahiran dari 2,3 menjadi 2,1 dalam dua tahun ke depan. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Bendera 1/3 Tiang Teriakan "merdeka" kini sungguh tak hanya berdimensi baru, melainkan juga mendapatkan tantangan tersulitnya. Ketika ia harus diperjuangkan untuk melawan musuh yang juga ada dalam diri kita sendiri. [ Print | Email ]
Eep Saefulloh Fatah Inisiasi Menyusu Dini Proses IMD putri Kapten (Inf) Agus Harimutri dan Annisa Larasati itu secara simbolik menegaskan pemihakan keluarga besar presiden terhadap perjuangan pemberian hak-hak asasi anak dan penyiapan generasi unggul Indonesia. [ Print | Email ]
Yudi Latif Neo-Depolitisasi Siapa pun yang punya kehendak untuk memimpin bangsa ini, tokoh tua ataupun muda, hendaklah mereka memiliki kesiapan "mengorbankan" dirinya demi "menyelamatkan" bangsanya. Hanya dengan cara itu, kepercayaan dan harapan rakyat pada politik dan republik bisa dipulihkan. [ Print | Email ]