Pidato SBY Keberhasilan yang Menuai Kritik Berpidato di depan rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat setiap 15 Agustus menjadi acara rutin Presiden Republik Indonesia. Pada tanggal itu, orang nomor satu di negeri ini menyampaikan pidato kenegaraan serta keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN). Dinilai sebagai kampanye politik. Andreas H. Pareira, anggota DPR dari PDI Perjuangan. menilai pidato kenegaraan Presiden SBY itu dimanfaatkan sebagai ajang kampanye. "SBY memanfaatkan pidato kenegaraan untuk kampanye, bukan untuk menyampaikan pertanggungjawaban sebagai eksekutif," katanya. Dradjad H. Wibowo, anggota DPR dari Partai Amanat Nasional, menyatakan bahwa pidato SBY itu tidak lebih dari pidato politik, karena ada retorika dan data yang sifatnya ABS alias asal bapak senang. Demikian juga pada tingkat kemiskinan, kata Dradjad, ada kreativitas untuk meningkatkan definisi di lapangan, sehingga terlihat penurunan angka kemiskinan sedemikian drastis. Faktanya, penduduk miskin yang memperoleh BLT justru bertambah.
[Ekonomi, Gatra Nomor 41 Beredar Kamis, 21 Agustus 2008] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
KTP Palsu Sebanyak 47 Calhaj Kubu Raya Dibatalkan Pontianak, 26 Agustus 2008 16:44 Sebanyak 47 calon haji Kab Kubu Raya, Kalbar, dibatalkan, karena ketahuan menggunakan KTP palsu. Diduga, ada keterlibatan pengurus RT/RW, dan dari Depag. [ Print | Email ]
Taufiq Kiemas Hadiri Dialog Kebangsaan PKS Jakarta, 26 Agustus 2008 14:52 Ketua DPP PDIP Taufiq Kiemas menjadi pembicara Dialog Kebangsaan yang digelar DPP PKS di Jakarta. Ia memandang, perlu juga dialog dengan kalangan agamis. [ Print | Email ]
Bupati Pelalawan Dituntut 12 Tahun Penjara Jakarta, 26 Agustus 2008 14:04 Bupati Pelalawan Tengku Azmun Jaafar, dituntut 12 tahun penjara, dalam perkara dugaan korupsi kasus penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT). [ Print | Email ]
Sepak Bola Senderos, Pesepakbola Termahal Swiss Roma, 26 Agustus 2008 12:38 Philippe Senderos bakal menjadi pesepakbola termahal Swiss dengan bayaran 16,2 juta Swiss franc (10,1 juta euro), usai penandatanganan kontrak kepindahannya dari Arsenal ke AC Milan. [ Print | Email ]
Klarifikasi Agus Condro Datangi KPK Jakarta, 26 Agustus 2008 12:00 Anggota DPR Agus Condro, Selasa (26/8), mendatangi KPK, untuk mengklarifikasi pengakuannya tentang penerimaan uang Rp 500 juta dari Bank Indonesia. [ Print | Email ]
Al Amin Didakwa Suap dan Pemerasan Jakarta, 26 Agustus 2008 11:58 JPU di Pengadilan Tipikor mendakwa anggota DPR, Al Amin Nur Nasution, menerima uang suap alih-fungsi hutan dan melakukan pemerasan proyek alat kehutanan. [ Print | Email ]
Yudi Latif Neo-Depolitisasi Siapa pun yang punya kehendak untuk memimpin bangsa ini, tokoh tua ataupun muda, hendaklah mereka memiliki kesiapan "mengorbankan" dirinya demi "menyelamatkan" bangsanya. Hanya dengan cara itu, kepercayaan dan harapan rakyat pada politik dan republik bisa dipulihkan. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Ongkos Tinggi Demokrasi Ini... Tentu saja bukan para calon itu yang membayar? Partai politik? Juga bukan. Para cukong? Juga bukan. Kalaupun uang meluncur dari telapak tangan atau kas mereka, semua itu hanyalah medium atau perantara dari sumber uang yang sebenarnya, yang tidak lain adalah: rakyat semesta. [ Print | Email ]
Sisi Gelap Itu Jangan Ditutupi Tampaknya sudah menjadi aksioma bahwa setiap kekuasaan sering benar bersahabat dengan kekerasan. Agama dalam banyak kasus hanya dipakai untuk menopang sistem kekuasaan yang korup sekalipun. [ Print | Email ]