Neocortical Warfare: Operasi Cuci Otak Merdeka atau mati! Sejarah Indonesia mencatat, semboyan itu bukanlah omong kosong. Ia pernah muncul sebagai kesadaran kolektif yang menimbulkan kekuatan yang dahsyat. Semboyan itu lahir dari nasionalisme yang telah mengkristal sebagai persepsi umum. Nasionalisme mengobarkan perlawanan yang amat fanatik oleh mereka yang terjajah terhadap penjajah. Semangat itu pula yang melahirkan bangsa Indonesia. Maka, ketika dianggap hendak merampas kemerdekaan yang telah diraih, kekuatan Inggris dan Belanda menghadapi kenyataan pahit, berupa perlawanan sengit bangsa Indonesia. Di luar Belanda, Amerika Serikat dan Prancis punya kenangan buruk di Vietnam. Rusia mencatat sejarah kelam di Afghanistan. Pengalaman kegagalan Belanda dan Inggris di Indonesia (1945-1949) boleh jadi juga memberi referensi sejarah cortical warfare, di mana penaklukan akan lebih elegan, bisa menguasai kedaulatan suatu bangsa oleh bangsa lain, tanpa letusan senjata dan tanpa kerusakan fisik.
[Kolom, Gatra Edisi Khusus Beredar Kamis, 14 Agustus 2008] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Fungsi Trotoar Banyak Disalahgunakan Jakarta, 22 Agustus 2008 17:42 Hak para pejalan kaki di wilayah DKI Jakarta sering terabaikan karena trotoar yang diperuntukkan bagi mereka banyak yang dimanfaatkan oleh kendaraan dan pedagang makanan. [ Print | Email ]
Kecelakaan Pesawat Pemerintah Janji Bantu Korban Spanair Jakarta, 22 Agustus 2008 17:38 Pemerintah Indonesia siap membantu keberangkatan keluarga warga negara Indonesia korban kecelakaan pesawat Spanair di Spanyol, 20 Agustus, guna keperluan pengenalan. [ Print | Email ]
Anggota Dewan Mangkir Termasuk Korupsi Banjarmasin, 22 Agustus 2008 17:12 Seorang anggota DPRD Kalimantan Selatan berpendapat, anggota dewan pada semua tingkatan baik DPR-RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten/kota, yang sering tidak masuk kerja, sudah masuk kategori korupsi. [ Print | Email ]
Kasus Penggelapan Uang McNeice Akan Jalani Sidang Ekstradisi Jakarta, 22 Agustus 2008 16:42 Robert James Mc Neiss, 42 tahun, warga negara Selandia Baru yang menjadi buronan interpol, akan menjalani sidang ekstradisi di Jakarta, karena terlibat kasus penggelapan uang di Australia. [ Print | Email ]
Pilpres Pakistan Digelar 6 September Islamabad, 22 Agustus 2008 16:22 Pakistan bakal menggelar pemilihan presiden pada 6 September, menyusul pengunduran diri Pervez Musharraf pada pekan ini. Surat pencalonan diajukan pada 26 Agustus. [ Print | Email ]
Wacana Seragam Koruptor Soal Baju Tahanan Belum Diputuskan Jakarta, 22 Agustus 2008 16:16 Ketua KPK Antasari Azhar menyatakan, pihaknya belum memutuskan ketentuan mengenai pemakaian baju tahanan bagi terdakwa perkara korupsi ketika menjalani persidangan. [ Print | Email ]
Yudi Latif Neo-Depolitisasi Siapa pun yang punya kehendak untuk memimpin bangsa ini, tokoh tua ataupun muda, hendaklah mereka memiliki kesiapan "mengorbankan" dirinya demi "menyelamatkan" bangsanya. Hanya dengan cara itu, kepercayaan dan harapan rakyat pada politik dan republik bisa dipulihkan. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Ongkos Tinggi Demokrasi Ini... Tentu saja bukan para calon itu yang membayar? Partai politik? Juga bukan. Para cukong? Juga bukan. Kalaupun uang meluncur dari telapak tangan atau kas mereka, semua itu hanyalah medium atau perantara dari sumber uang yang sebenarnya, yang tidak lain adalah: rakyat semesta. [ Print | Email ]
Sisi Gelap Itu Jangan Ditutupi Tampaknya sudah menjadi aksioma bahwa setiap kekuasaan sering benar bersahabat dengan kekerasan. Agama dalam banyak kasus hanya dipakai untuk menopang sistem kekuasaan yang korup sekalipun. [ Print | Email ]