Komisi Kebenaran & Persahabatan Masih Bergantung Pada Saudara Tua Timor Leste kini berpenduduk 760.000 jiwa, dengan 41% warga negaranya hidup di bawah garis kemiskinan. Posisinya yang kurang strategis membuat harga komoditas yang didatangkan ke sana amat mahal. Keadaan ini diperburuk dengan pertikaian berbagai faksi politik memperebutkan kekuasaan. Pada saat merdeka, para pemimpin Timor Leste berharap bisa mengeksploitasi minyak bumi di Celah Timor. Namun sumur-sumur di sana lebih banyak dikuasai Australia. Dengan kenyataan yang ada, tak bisa dimungkiri, Timor Leste masih sangat membutuhkan Indonesia. Komoditas yang beredar selama ini hanya sedikit yang didatangkan dari Australia, Singapura, atau Malaysia, karena jaraknya terlalu jauh sehingga ongkosnya terlampau besar. Bila dihitung dengan barang gelap, komoditas yang berputar di Timor Leste hampir 90% berasal dari Indonesia. Bisa jadi, itu semua merupakan salah satu jawaban mengapa Timor Leste dari awal tidak berminat memasalahkan temuan Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) pada Pemerintah Indonesia.
[Nasional, Gatra Nomor 37 Beredar Kamis, 24 Juli 2008] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Agus Harimurti Yudhoyono Excited Anak Agus Yudhoyono Menanti kelahiran anak pertama, bagi Kapten Agus Harimurti Yudhoyono, adalah sebuah perasaan yang luar biasa. Putra sulung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini seakan tak sabar menanti buah cintanya dengan presenter cantik, Annisa Pohan. "Excited aja, Mas," ujar Kapten Agus. Segala persiapan pun dilakukannya dengan matang. [ Print | Email ]
Mayangsari Tak Perlu Klarifikasi Mayangsari Mayangsari tampak kesal meladeni pertanyaan sejumlah reporter infotainment yang mengerumuninya, saat menghadiri sebuah pergelaran busana di Hotel Mulia, Jakarta. "Kenapa? Dengan saya tidak berbicara pun kan, bukan berarti juga... Kalian pun membuat bahasa sendiri, dengan fitnah, dengan menghina saya," ujar istri Bambang Trihatmodjo ini. [ Print | Email ]
Inu Kencana Syafi`i Penolakan Melulu Inu Kencana Sepak terjang Inu Kencana membongkar berbagai kasus di IPDN tampaknya bukan jaminan ia dapat diterima PKS. Penolakan tersebut melengkapi kegagalan Inu di panggung politik. Sebelumnya, ia gagal menjadi calon presiden dan calon Gubernur Riau. Kini harapannya menjadi anggota legislatif pun pupus. Tapi Inu tidak kapok. Inu akan mencoba cara lain. [ Print | Email ]
Yusuf Mansur Dikerjai Politikus Yusuf Mansur Kemunculan para tokoh partai politik untuk nonton bareng film Kun Fayakun dan masuknya Ustad Yusuf Mansur dalam bursa wakil wali kota itu rupanya mengganggu jalan dakwahnya. “Tidak sedikit jamaah bertanya dengan nada sinis: ‘Oh, Ustad sudah berpolitik, ya?’.” Padahal semua itu tidak benar. "Saya belum berpolitik praktis,” katanya. [ Print | Email ]
Elfa`s Singers Choir Elfa`s Singers Lebih Bagus Sudah lima kali berturut-turut, Elfa`s Singers Choir menyabet predikat terbaik pada "World Choir Games" di Graz, Austria. Meski saingan mereka cukup berat, terutama dari Slovenia dan Amerika Serikat (untuk kategori jazz), namun dengan bangganya Elfa mengungkapkan bahwa anak asuhannya lebih bagus. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya pun berkumandang. [ Print | Email ]
Syahrul Yasin Limpo Nakhoda 15 Menit Syahrul Yasin Limpo Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo menakhodai kapal Yoga Utama, yang berpenumpang 20 orang, selama 15 menit. Aksi itu tidak hanya membuat Norman terkaget-kaget. Semua rombongan pun ikut waswas. Tapi Syahrul tampak santai. "Alangkah baiknya jika pejabat itu serba bisa. Menguasai medan dan wilayahnya dan tahu mengemudikan kendaraan," katanya. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Krisis dalam Krisis Tidak. Perjuangan manusia pada saat ini adalah perjuangan melawan (sebagian) dari dirinya sendiri, yang sangat kecil jumlahnya, yang tidak peduli keselamatan siapa pun, kecuali dirinya sendiri. [ Print | Email ]
Sisi Lain Pilpres Amerika Namun, karena Bill Clinton begitu hormat pada istrinya yang sudah "berbaik" dengan Obama, maka budaya belum saling menyapa, saya kira, akan mencair juga pada akhirnya, demi menyongsong kemenangan Partai Demokrat, November 2008. [ Print | Email ]
Yudi Latif Budaya Demokrasi Apa yang diingatkan Soekarno pada 1956 masih relevan kita renungkan hari ini. "Bangsa Indonesia harus mempunyai isi-hidup dan arah-hidup. Kita harus mempunyai levensinhoud dan levensrichting. [ Print | Email ]