| |
Hongaria Ketika Keagungan Hanya Menjadi Tontonan
Tempat ibadah umat Katolik di Hongaria merupakan basilika terbesar ketiga di dunia. Saking besar dan tingginya dome basilika ini, dari jarak beberapa mil pun ia sudah terlihat. Tingginya mencapai 100 meter, dengan diameter dome mencapai 33 meter. Basilika ini memilki panjang 118 meter dan lebar 40 meter. Basilika Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga itu terletak di kota Esztergom, sekitar 50 kilometer barat laut Budapest, ibu kota Hongaria. Basilika juga menyimpan jenazah Joszef Mindszenty, Kardinal dan Uskup Agung Esztergom (1892-1975), di bawah tanah. Ruang bawah tanah ini berkedalaman 17 meter. Sayang, kemegahan dan keindahan Basilika Esztergom kini lebih banyak didatangi sebagai tempat wisata saja. Memang masih ada ekaristi yang rutin dilakukan di tempat ini. Namun jumlah umat sekitar yang hadir tak seberapa dibandingkan dengan wisatawan yang datang. Gambaran masa kini umat Katolik di kawasan Eropa. Rumah Tuhan yang tampak agung itu pun akhirnya tak lebih dari sebuah tontonan.
[Perjalanan, Gatra Nomor 36 Beredar Kamis, 17 Juli 2008] [ Print | Email ]
|
|
| |
Sarah Azhari Cerita Umrah Sarah
Sarah Azhari bertemu banyak orang yang memberinya banyak hadiah, saat melaksanakan umrah. "Mungkin itu balesan kalau kita berbuat baik ya? Kalau kita berbuat baik di sini, berarti kita diberi yang baik-baik juga di sana?" kata wanita yang tak berniat mengubah citranya sebagai wanita seksi ini. Ia kembali mengunjungi Tanah Suci bersama keluarganya. [ Print | Email ]
Henky Solaiman & Verdi Solaiman Seniman Film Henky dan Verdi
Lima dekade sudah, Henky Solaiman, 66 tahun, berkarir di dunia seni peran. Baru sekarang ini kesampaian main film bareng putranya, Verdi Solaiman, 33 tahun. Kenapa menekuni seni peran, Henky beralasan bahwa keluarganya tak pandai berbisnis. "Saya ini sering dibilang Cina, tapi Cina seniman, bukan pedagang," kata Henky. [ Print | Email ]
W.S. Rendra Renungan Ronggowarsito W.S. Rendra
Penyair senior W.S. Rendra, menilai kondisi Indonesia saat ini, dengan mengacu pada karya penyair abad ke-19, Ronggowarsito, yang terkenal, yakni Serat Kalatida. Kalatida adalah zaman ketika akal sehat diremehkan. Perbedaan antara benar dan salah, baik dan buruk, adil dan tak adil tidak digubris. Krisis moral adalah buah krisis akal sehat. [ Print | Email ]
Polisi Gelar Latihan Pengamanan Pilkada Riau
Suryo Agung Diharapkan Masuk Semifinal Olimpiade
Schwarzenegger Larang Hidangan Berlemak Jenuh
Sebanyak 60 Ribu Warga Pamekasan Tak Punya KTP
PPP Dekati PDIP, Golkar, dan PKB
|
|
Dorce Gamalama Persiapan Makam Dorce
Ulang tahun ke-45 seniman serba bisa Dorce Gamalama, pekan lalu, dirayakannya dengan meresmikan dua masjid sekaligus di Bambu Apus, Jakarta Timur. Tak jauh dari lokasi rumah ibadah itu, artis serba bisa ini mempersiapkan makam bagi dirinya sendiri. "Lokasi ini rencananya akan menjadi tempat di mana kelak nanti saya akan dimakamkan," ungkapnya. [ Print | Email ]
Fachry Albar & Marsha Timothy Canggung Suami-Istri Fachry-Marsha
Fachry Albar dan Marsha Timothy, pasangan yang tengah dimabuk cinta, dipasangkan oleh Joko Anwar, sutradara film Pintu Terlarang, untuk memerankan pasangan suami-istri. Fachry mengaku, awalnya pasti canggung, tapi ia berharap tak terus-terusan begitu. Sebagai pasangan kekasih, katanya, sudah selayaknya saling membantu. [ Print | Email ]
Tasya Duta Lingkungan Prihatin Tasya
Mantan penyanyi cilik Shafa Tasya Kamila atau Tasya, sudah dua tahun terakhir ini menjadi duta Lingkungan Hidup. Ia merasa prihatin dengan kebiasaan buruk warga Jakarta yang membuang sampah dan limbah di sungai. Padahal, menurutnya, itu adalah hal kecil yang seharusnya bisa dicegah. Ia pun mengusung pesan lingkungan bagi remaja seusianya. [ Print | Email ]
Iwan Fals Siap Keliling Indonesia dengan Motor
Gubernur Banten Izinkan Pemeriksaan DPRD Pandeglang
KBI: Polisi Sudah Jadi Alat Pembungkam
Jamu Ilegal Masih Beredar di Gorontalo
Powell Juarai Nomor 100 Meter
|
|