Waspada Lobi Ekspor Pasir! Resminya dilarang, tapi diam-diam pasir laut dari wilayah Nusantara masih sering dikirim ke Singapura. Awak kapal berdalih, pasir itu akan diangkut ke Bengkalis. Namun para pengawas laut dari DKP curiga, pasir itu akan dikirim ke Singapura. "Masak dalam sehari pasir yang dibawa bisa mencapai 20 kapal," kata Heru. Untuk mengusut kasus tersebut, pihak DKP menyerahkan proses pemeriksaan kapal kepada aparat kepolisian di Tanjung Balai Karimun. Lewat anggota dewan di daerah maupun di pusat, para eksportir berupaya melobi pemerintah agar keran ekspor dibuka. Jika kebijakan pemerintah terus menggantung, atau bahkan kemudian ekspor pasir laut dihentikan secara resmi, beberapa pengusaha siap dengan senjata pamungkas, yakni melakukan tuntutan hukum. "Karena kami telah ditipu pemerintah," kata Irwandy M.A. Rajabasa, pengusaha pasir laut yang aktif di Himpunan Pengusaha Eksportir Pasir Riau Indonesia. Ia mengungkap, para pengusaha telah memiliki izin resmi, tapi kemudian dilarang pemerintah menjalankan bisnis. Sepanjang 1976-2005, nilai ekspor pasir ke negeri jiran mencapai Rp 105 trilyun.
[Ekonomi, Gatra Nomor 35 Beredar Kamis, 10 Juli 2008] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Sebanyak 90% Lulusan Sarjana Tidak Siap Pakai Tangerang, 18 Juli 2008 19:34 Presdir PT IBM Indonesia Suryo Suwignjo mengatakan, sebanyak 90 persen lulusan sarjana tidak siap pakai, melainkan siap didik. Paling tidak, perlu waktu satu tahun untuk membuat sarjana benar-benar menguasai bidangnya. [ Print | Email ]
Penyerahan Laporan akhir KKP Pemerintah Anggap Kasus Timtim 1999 Selesai Jakarta, 18 Juli 2008 15:34 Pemerintah RI menganggap kasus pelanggaran HAM menjelang dan pasca-jajak pendapat 199 di Timtim selesai, dengan penyerahan laporan akhir KKP. [ Print | Email ]
Mega Bakal Ikut Kampanye Cagub Sumsel Palembang, 18 Juli 2008 15:30 Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri akan mengikuti kampanye pasangan Cagub/Cawagub Sumsel H.Syahrial Oesman-Helmi Yahya, yang didukung PDIP. [ Print | Email ]
Akhir MOS Siswa SMA di Solo Jenguk Gesang Solo, 18 Juli 2008 15:24 Belasan siswa baru SMAN 3 Solo, yang selesai mengikuti Masa Orientasi Sekolah, mengunjungi pencipta lagu Bengawan Solo, Gesang, yang sedang sakit. [ Print | Email ]
Polri Usut Kasus Telepon Artalyta Jakarta, 18 Juli 2008 15:16 Polri tengah menyelidiki kasus hubungan telepon Artalyta Suryani (Ayin) dengan jaksa Urip Tri Gunawan, apakah karena kelalaian atau kesengajaan penjaga ruang tahanan. [ Print | Email ]
Sepak Bola Eto`o Pertimbangkan Kuruvchi Tashkent, 18 Juli 2008 14:06 Samuel Eto`o merasa tidak pasti dengan masa depannya di Barcelona. Striker Kamerun itu tengah mempertimbangkan kepindahannya ke klub Uzbekistan, Kuruvchi. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Indonesia Bergerak Sebagai bangsa yang beradab, sesungguhnya kita mudah memahami hal itu dan menghentikan kebodohan-kebodohan yang kita lakukan selama ini. Saatnya manusia Indonesia bangkit dan bergerak. Menyadari persoalan serta di mana substansi dan solusi sesungguhnya yang harus diambil. [ Print | Email ]
Sarlito Wiryawan Sarwono Ini Polri Baru, Ini Baru Polri Kebudayaan ''Siap, nDan!'' adalah kebiasaan yang dibawa sejak zaman ABRI yang masih melekat pada banyak anggota polisi sekarang. Suatu sikap yang taat pada atasan dan tunggu perintah. Pendeknya, sikap militer yang membuat anggota itu pasif, tidak berani berinisatif, apalagi berinovasi. [ Print | Email ]
Yudi Latif Diadu di Monas Pelajaran moral dari kasus ini sekali lagi menegaskan bahwa kekerasan tidak pernah membawa maslahat, malah membawa efek bumerang yang menghancurkan. Semua kelompok harus rendah hati untuk tidak mengklaim sebagai satu-satunya pembela kebenaran. [ Print | Email ]