Vonis Mati, Eksekusinya Nanti Terpidana mati kasus narkoba banyak yang belum dieksekusi oleh Kejaksaan Agung. Jumlahnya, sampai Desember 2007, ada 58 orang. Dari jumlah itu, dua orang di antaranya sudah punya kekuatan hukum tetap. Pihak kejaksaan sendiri menyatakan siap melakukan eksekusi. Dari jumlah 58 itu pula, 25 orang terpidana yang kini sedang mengajukan proses peninjauan kembali (PK). Selain itu, enam orang mengajukan banding dan 34 orang mengajukan kasasi. Sedangkan 27 orang lainnya memohon grasi ke presiden. Sisanya, 10 orang, belum atau tidak jelas upaya hukum yang sedang dilakukan. Total jenderal, menurut data kejaksaan, jumlah terpidana narkoba yang menjalani proses hukum di lembaga pemasyarakat di seluruh Indonesia ada 38.489 orang. Melihat kuatnya komitmen itu di tataran pemimpin negara, sepertinya tak ada alasan bagi kejaksaan untuk menunda eksekusi mati terpidana narkoba. Apalagi, ancaman kejahatan ini terhadap rusaknya generasi muda sangat dahsyat. Simak saja data ini: sejak tahun 2001 sampai 2007 tercatat ada kenaikan kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba rata-rata 53,5 % per tahun. Jika di tahun 2001 terdapat 3.617 kasus, di tahun 2007 terdapat 22.630 kasus.
[Penegakan Hukum, Gatra Edisi Khusus Beredar Kamis, 19 Juni 2008] [ Print | Email ]
Reality Show "Komando 6" Cari Enam Pemuda Tangguh Jakarta, 27 Juni 2008 21:08 "Komando 6", reality show dokumenter televisi Astro AWANI, akan mengirim 30 pemuda sipil ke Pusat Pendidikan Kopassus Batujajar, Bandung, untuk ditempa pendidikan kemiliteran. Enam orang yang paling tangguh mendapat hadiah menarik. [ Print | Email ]
Tim SAR Temukan Serpihan Cassa TNI AU Jakarta, 27 Juni 2008 18:10 Tim SAR gabungan TNI, polisi dan Basarnas, dilaporkan menemukan beberapa serpihan baja, yang diduga bagian pesawat Cassa N212-200 yang diduga jatuh. Namun lokasi pastinya belum dilaporkan. [ Print | Email ]
BKKBN Karanganyar Bagi-bagi Kondom Karanganyar, 27 Juni 2008 15:00 BKKBN Karanganyar akan bagikan sebanyak 3.000 kondom kepada pasangan usia subur (PUS). Namun tidak akan diberikan di sekolah dan bukan untuk anak-anak. [ Print | Email ]
Presiden: Kritik Adalah Obat Jakarta, 27 Juni 2008 14:44 Presiden Yudhoyono mempersilakan rakyat Indonesia mengkritiknya, karena kritik baginya seperti obat. Termasuk kritik lewat unjuk rasa. Menurutnya, unjuk rasa positif adalah unjuk rasa yang tertib. [ Print | Email ]
PPP Kritik Pernyataan Menteri Sontoloyo Jakarta, 27 Juni 2008 13:58 Sekjen PPP Irgan Chairul Mahfiz mengkritik pernyataan Kepala BIN Syamsir Siregar, tentang adanya menteri sontoloyo yang menolak kebijakan menaikkan harga BBM. [ Print | Email ]
PI, IM, & IM: Bacaan Wajib Pemimpin Setelah hampir 63 tahun Indonesia merdeka, apakah cita-cita kemerdekaan semakin mendekat atau malah semakin menjauh? Adalah tugas kita masing-masing untuk memberikan jawaban secara jujur dan lugas. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Paradoks Indonesia Lebih senang menonton hiburan yang melenakan ketimbang membahas dan mencari solusi hidup yang kian rumit. Lebih berkhayal tentang "sukses yang gampang" ketimbang "kerja yang keras dan susah". [ Print | Email ]
Eko Budihardjo Elite Perlu "Menungging" Mesti diingat bahwa hungry people dengan mudah menjadi angry people, apalagi bila mereka merasa diperlakukan tidak adil. Para elite politik mesti belajar dari kearifan lokal warisan nenek moyang. [ Print | Email ]