Indonesia Expo Jembatan Rezeki Kurang Promosi Indonesia Expo pertama di kawasan Eropa Timur dan Tengah. Perhelatan ini ingin menjembatani hubungan masyarakat Indonesia dengan Eropa Tengah dan Timur yang lama tak terurus. Yang juga patut dicatat sebagai hasil positif IE CEE, antara lain, ditandatanganinya empat nota kesepahaman (MoU) oleh PT Alita Praya Mitra (Indonesia) dengan mitra barunya dari Serbia untuk perdagangan minyak kelapa sebagai bahan dasar pembuatan parfum dan sabun, Albania (general trading), Bulgaria (telekomunikasi), dan Hongaria. PT Alita, yang dikomandani Ita Yuliati, pun telah membuka perwakilan di Budapest, Hongaria, dengan nama PT Alita Europe. Meski ekspo itu tampak sepi, pihak penyelenggara menyebutkan bahwa IE CEE selama empat hari itu dikunjungi kurang lebih 10.000 pengunjung, yang terdiri dari pembeli, investor, operator wisata, dan pengunjung umum. IE CEE ini juga diikuti 146 exhibitors, yang terdiri dari berbagai segmen. Diselenggarakannya Thailand Expo yang persis bertepatan pada 7 hingga 10 Mei 2008 sempat didengungkan sebagai biang keladi sepinya IE CEE. Apalagi, Thailand menggelar eksponya di tengah kota Warsawa. Sedangkan Indonesia Expo mengambil lokasi yang lumayan jauh dari jalan raya dan tak mudah diakses kendaraan umum.
[Ekonomi, Gatra Nomor 28 Beredar Kamis, 22 Mei 2008] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Yuni Shara Bantahan Masalah Keuangan Yuni Yuni Shara dan Henry Siahaan, yang ramai diberitakan setelah dilayangkannya gugatan cerai ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jum`at (30/5), akhirnya buka suara. Penyanyi ini membenarkan bahwa dirinya yang menggugat cerai pria yang dinikahinya sebelas tahun tahun silam tersebut. Namun penyanyi bertubuh mungil itu membantah kalau pencetusnya, masalah keuangan atau masalah perbedaan keyakinan. [ Print | Email ]
Maribeth Pantat Panas Maribeth Pelantun Denpasar Moon, Maribeth, kembali menyatakan keinginannya sesegera mungkin menjadi warga negara Indonesia. Setidaknya, warga Filipina ini beranggapan, salah satu jalan pintas untuk pindah status kewarganegaraan adalah dengan menikahi pria WNI. "Ternyata, sampai sekarang belum ada jodohnya. Well, mau bagaimana lagi dong?" ujar wanita yang sekarang jadi pengajar di sekolah PR di Jakarta ini. [ Print | Email ]
Luna Maya Cari Gratisan Selebritas Luna Duta World Food Programme, Luna Maya, tengah mencari selebritas, musikus, atau pembawa acara, yang mau ikutan andil dalam perhelatan amal bertajuk "End Hunger, Walk the World" (1/5). Syaratnya, mau tampil tanpa dibayar. Ia pun melakukan pendekatan kepada rekan-rekannya sesama artis, saat syuting, misalnya. Kesibukannya yang segudang, membuat waktu istirahatnya tersita. Ia hanya tidur satu setengah jam sehari. [ Print | Email ]
Dian Sastrowardoyo Resiko Belakang Layar Dian Dian Sastro rela tak main film selama setahun, karena harus merampungkan skripsi, sekaligus menjadi asisten dosen di kampus. Kelar dari urusan kampus, Dian kembali main film, dan memproduseri film pendek. Sebagai produser, ia harus mencari investor atau sponsor, yang mau mendukung filmnya. Bagi Dian, keputusan bekerja di belakang layar ini diibaratkannya sebagai pelajaran baru, melengkapi predikatnya sebagai sineas. [ Print | Email ]
Jusuf Kalla JK-SBY Kompak Batuk Siapa bilang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak kompak lagi? Buktinya, saat sakit mereka "kompak". "Kita ini gantian saja. Dua hari Presiden batuk. Beliau sembuh, saya gantian batuk. Jadi ganti gantian saja," kata Wapres Jusuf Kalla sambil tertawa. Pekan lalu, ia terserang batuk, sampai membatalkan beberapa acara yang harus dihadirinya. Lalu, gantian Presiden Yudhoyono yang batuk. [ Print | Email ]
Seurieus Seurieus Gaet Winda Seurieus menggaet Winda 'Saschya OB' untuk album terbarunya yang bertitel Serdadu Rock. "Kami memang mau cari sesuatu yang beda. Bosan Candil melulu yang nyanyi," canda Mulky, pemain bas. Sementara Winda, yang belakangan sibuk syuting di sinteron OB, mengaku ketagihan saat latihan vokal bersama Candil. Justru Candil lah yang mengajari bagaimana teriak-teriak dalam menyanyi, tanpa sait di leher. [ Print | Email ]
Bergelimang dalam Budaya Kumuh Anda jangan terlalu berharap masalah BLBI akan tuntas dalam beberapa tahun ini jika pimpinan negara tetap saja dalam keraguan untuk bertindak, sementara sebagian aparat penegak hukum tidak bisa membebaskan diri dari lingkungan yang keji dan kumuh itu. [ Print | Email ]
Yudi Latif Tanda Kebangkitan Lantas, tanda apakah yang kita ciptakan pada masa kini, seabad setelah BO berdiri? Inteligensia dan politisi berhenti membaca dan mencipta karena kepintaran kembali dihinakan oleh ''kebangsawanan baru'': kroni dan kemewahan. [ Print | Email ]
Fachry Ali Robohnya Dunia Santri Bayangan atau bahkan nikmat kekuasaan yang dapat diraih melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bukan saja telah membuat komunitas santri menjadi tak imun terhadap aktor-aktor eksternal, melainkan juga membuat mental qanaah memudar. [ Print | Email ]