Duh Tuan, Minyak Menguap Lagi! Kelangkaan minyak tanah sempat berjangkit di beberapa kota, yang dipicu program konversi minyak tanah ke LPG. Pertamina menyatakan, minyak tanah menghilang bukan karena pasokan kurang, melainkan karena disparitas harga. Minyak subsidi hanya dibanderol Rp 2.000, sedangkan industri, minyak tanah mencapai Rp 6.000. Selisih Rp 4.000 ini sangat rawan dimainkan. Dirut Pertamina Ari H. Soemarno menyatakan, pasokan minyak tanah dari Pertamina ke wilayah yang diisukan terjadi kelangkaan lancar-lancar saja. Kalau sampai terjadi kelangkaan, itu karena panic buying. Mereka menemukan, banyak pengantre yang membeli minyak jauh lebih besar dari kebutuhan. Bahkan sampai 20 liter per kepala keluarga (KK). Padahal, biasanya sekali beli rata-rata hanya empat liter. Keputusan pun diambil. Terhitung sejak Rabu pekan lalu, penarikan minyak tanah di daerah-daerah yang baru dikonversi ke LPG hanya 50%. Sisanya akan dipertahankan hingga situasi kondusif. Sosialisasi minim akan mengandaskan tujuan mulia konversi.
[Laporan Utama, Gatra Nomor 42 Beredar Kamis, 30 Agustus 2007] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Wapres Pastikan Rehabilitasi Pasar Turi Surabaya, 30 Agustus 2007 16:38 Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan pembangunan kembali Pasar Turi yang direncanakan menghabiskan dana Rp200 milyar dengan subsidi dari APBN dan APBD Jawa Timur [ Print | Email ]
Besok, Harga Pertamax Turun Jakarta, 30 Agustus 2007 16:24 PT Pertamina (Persero) akan menurunkan harga bahan bakar kendaraan jenis Pertamax antara 2-2,5 persen mulai 1 September 2007, mengikuti penurunan harga minyak mentah dunia. [ Print | Email ]
Jelang Olimpiade 2008 Bandara Beijing Janjikan Layanan Cepat Beijing, 30 Agustus 2007 16:08 Bandara Beijing menjanjikan untuk menyediakan layanan se-efisien bandara-bandara di Eropa, sebagai bagian dari upaya untuk lebih bersahabat dengan penumpang jelang Olimpiade 2008. [ Print | Email ]
10 Tahun Lagi, Hutan Riau Lenyap Jakarta, 30 Agustus 2007 16:06 Hutan-hutan di Provinsi Riau yang kini memiliki laju kerusakan sekitar 200 ribu hektar per tahun, diperkirakan bakal habis total dalam kurun waktu 10 tahun lagi. [ Print | Email ]
Mediasi Perkara Soeharto Bisa Diperpanjang Jakarta, 30 Agustus 2007 15:16 Hakim mediator perkara gugatan terhadap Yayasan Beasiswa Supersemar, mengatakan, mediasi perkara tersebut bisa diperpanjang jika tidak ada titik temu. [ Print | Email ]
Kasus Pemukulan Wasit Karate Wapres Perintahkan KBRI Kuala Lumpur Tuntut Ganti Rugi Surabaya, 30 Agustus 2007 14:26 Wapres Jusuf Kalla memerintahkan KBRI di Malaysia melakukan tuntutan perdata berupa ganti rugi, atas penganiayaan wasit karateka oleh empat polisi Diraja Malaysia. [ Print | Email ]
Yudi Latif Menghikmati Kemerdekaan Peringatan kemerdekaan harus jadi wahana untuk menguatkan kembali komitmen kebangsaan pada cita-cita dan tujuan politik. Setelah 62 tahun proklamasi dikumandangkan, perjuangan kemerdekaan masih jauh dari tuntas. [ Print | Email ]
Islam di Tangan Erdogan Tetapi Erdogan tidak kehilangan akal. AKP cepat mendukung upaya amendemen konstitusi yang membuka jalan baginya untuk jadi perdana menteri, dan berhasil. Pada Maret 2003 ia dilantik jadi perdana menteri. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Bersekutu dengan Waktu Berbagai pihak ingin segalanya terjadi cepat, kalau bisa pada saat ini juga. Ingin demokrasi bebas, langsung praktek. Untuk itu, amandemen konstitusi segera. Ingin pemilu langsung, aplikasikan segera, tahun ini juga. [ Print | Email ]