TV Berbayar Makin Bersinar Lewat TV berbayar, pemilik TV bisa menjadi raja, karena bebas menentukan tontonan. Aksi paling gres dalam pertempuran sengit itu terbetik dari PT Indonusa Telemedia. Di penghujung bulan silam, anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) ini resmi merilis kartu prabayar isi ulang untuk pelanggan TelkomVision (nama layanan TV berbayar mereka). Langkah ini tergolong terobosan baru. Selama ini, pelanggan membayar biaya berlangganan di akhir bulan. Tak hanya itu. Harga voucher TelkomVision lebih miring daripada biaya berlangganan paket standar. Denominasi terendah Rp 40.000, paling tinggi Rp 105.000. Bandingkan dengan harga paket hemat TelkomVision Rp 75.000 per bulan atau paket kombo seharga Rp 105.000 per bulan. Apalagi jika dibandingkan dengan tarif berlangganan operator-operator lain. Tiga operator kelas kakap, Indovision, KabelVision, dan Astro, mematok harga paket standar per bulan di kisaran Rp 150.000 hingga Rp 200.000. Malah KabelVision memaketkan layanan TV kabelnya dengan akses internet Rp 650.000 per bulan. Juga PT Indosat Mega Media (IM2) yang mematok Rp 500.000 per bulan untuk TV kabel dan akses internet berkecepatan 384 Kbps (kilobyte per second). Pertumbuhan pelanggan di Indonesia tertinggi di Asia Pasifik. Namun penetrasinya masih 1% dari total pemilik TV. Kompetisi merebut pasar mengetat.
[Techie, Gatra Nomor 39 Beredar Kamis, 9 Agustus 2007] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Insiden Pembakaran Bendera Merah Putih Pemerintah Harus Tegur Keras Gubernur NAD Jakarta, 18 Agustus 2007 15:38 Mantan KSAD Jend TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu mengatakan, pemerintah harus memberi teguran keras kepada Gubernur NAD Irwandi Yusuf, terkait insiden pembakaran bendera merah putih di provinsi tersebut, jelang HUT RI ke-62. [ Print | Email ]
Pendapat Sultan HB X Bangsa Indonesia Kehilangan Budaya Santun Yogyakarta, 18 Agustus 2007 15:24 Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, sejak awal era reformasi hingga sekarang, bangsa Indonesia telah kehilangan budaya rukun, damai, dan santun. [ Print | Email ]
Mulyana W Kusumah Bebas Jakarta, 18 Agustus 2007 15:08 Terpidana kasus korupsi di Komisi Pemilihan Umum Mulyana W Kusumah dibebaskan dari rumah tahanan negara (rutan) Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8). [ Print | Email ]
Sepak Bola Beckham Siap dengan Tugas Ganda New York, 18 Agustus 2007 14:36 David Beckham bersikeras, perjalanan panjang yang harus ia tempuh untuk memenuhi tugas internasionalnya tidak akan berpengaruh negatif pada penampilannya, baik untuk Inggris atau LA Galaxy. [ Print | Email ]
Ericsson dapat Kontrak Perluasan Jaringan XL Jakarta, 18 Agustus 2007 13:30 Ericsson memperoleh kontrak tiga setengah tahun dari PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) untuk memperluas jaringan GSM/GPRS dan WCDMA/HSDPA di Indonesia. [ Print | Email ]
Gubernur NAD Reuni di Rutan Jantho Banda Aceh, 18 Agustus 2007 13:26 Saat berkunjung ke rutan Jantho, Aceh Besar, Gubernur NAD Irwandi Yusuf bukan hanya menjadi inspektur upacara perayaan HUT ke-62 RI, tapi momentum itu juga dimanfaatkan untuk reuni. [ Print | Email ]
Yudi Latif Kesempatan dalam Kesempitan Di masa depan, iklim berusaha di daerah itu akan lebih sehat jika otoritas regulasi negara berjalan secara fungsional dan proporsional, korupsi diberantas, dan pelayanan publik diperbaiki. [ Print | Email ]
Faktor Islam Ketika umat sedang diracuni oleh proses pembusukan yang parah dari dalam, ketika itu pulalah musuh luar semakin bergairah melemahkan, jika bukan menghancurkan kita, kemudian "merampok" kekayaan kita. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Tangisan Presiden Sebagaimana posisi dan perannya, tangisan presiden pun memiliki kelas dan maqam-nya sendiri. Seperti tangis seorang kiai berbeda dengan tangis santrinya ketika mereka tenggelam dalam doa. [ Print | Email ]