Gus Muhammad SAW Sudah terpecah dan terkeping sampai seberapa PKB, juga NU? Tidak. Itu bukan bentrok, bukan perpecahan. Itu dinamika ijtihad (perjuangan pemikiran). Tapi omong-omong sebenarnya PKB adalah satu-satunya parpol yang konstituennya paling berakar. Mungkin tidak tepat benar metafor berikut ini: tapi ibarat hutan dan taman: PKB adalah upaya membangun hutan menjadi taman. Taman PKB berbasis di hutan yang melahirkan PKB, dengan akar dan sifat hutan yang masih kental. Golkar, misalnya, adalah sebuah taman modern yang profesional, sejumlah pohon diambil dari hutan dan tetap mendayagunakan kimia tanah hutan --tetapi ia sebuah taman teknokratis yang tidak memprimerkan hutan. Tetapi PKB semakin seru saja bergumul di dalam bungkusan "sarung" tradisional. Mungkin saja sarung itu bermerek "Gus". Belum tentu benar, tapi kalau mau menabung pembelajaran tentang PKB hari ini, ada baiknya kita tengok sosiologi budaya "gus", bahkan mungkin "antropologi"-nya.
[Kolom, Gatra Nomor 37 Beredar Kamis, 27 Juli 2007] [ Print | Email ]
YANG HANGAT
Tabrakan Motor Lawan Motor, Seorang Tewas Sidoarjo, 3 Agustus 2007 18:14 Jutek, 51 tahun, warga Malang, tewas dalam tabrakan sesama motor di Jalan Raya Sukodono, Sidoarjo. Deny, 17 tahun, pengendara motor lawannya, menjadi tersangka. [ Print | Email ]
KPK: Telkom Terbaik, Peradilan Terjelek Surabaya, 3 Agustus 2007 16:34 Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (PPM) KPK Eko Ciptadi menilai, pelayanan publik terbaik diraih PT Telkom, dan pelayanan terburuk peradilan. [ Print | Email ]
Perbaikan Kinerja FPKB Imbau Tak Ada Studi Banding ke Luar Negeri Jakarta, 3 Agustus 2007 14:28 Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa di DPR Effendy Choirie menyatakan, mulai persidangan Agustus, tak perlu lagi ada studi banding ke luar negeri. [ Print | Email ]
Gunungapi Papandayan Tertutup bagi Umum Garut, 3 Agustus 2007 13:06 Gn Papandayan, Garut, dinyatakan tertutup bagi umum, sejak terjadinya peningkatan aktivitasnya, Kamis siang (2/8), guna menjaga kemungkinan membahayakan. [ Print | Email ]
Yudi Latif Kesempatan dalam Kesempitan Di masa depan, iklim berusaha di daerah itu akan lebih sehat jika otoritas regulasi negara berjalan secara fungsional dan proporsional, korupsi diberantas, dan pelayanan publik diperbaiki. [ Print | Email ]
Faktor Islam Ketika umat sedang diracuni oleh proses pembusukan yang parah dari dalam, ketika itu pulalah musuh luar semakin bergairah melemahkan, jika bukan menghancurkan kita, kemudian "merampok" kekayaan kita. [ Print | Email ]
Radhar Panca Dahana Tangisan Presiden Sebagaimana posisi dan perannya, tangisan presiden pun memiliki kelas dan maqam-nya sendiri. Seperti tangis seorang kiai berbeda dengan tangis santrinya ketika mereka tenggelam dalam doa. [ Print | Email ]